Belajar Trading Saham Untuk Pemula Agar Cepat Mahir

Belajar Trading Saham Untuk Pemula Agar Cepat Mahir

Sebenarnya melakukan investasi saham tidak sesulit yang anda bayangkan. Ada banyak sekali cara belajar trading saham untuk pemula yang dapat di coba, misalnya online trading melalui smartphone pribadi.

Apalagi sekarang ini banyak sekali informasi yang tersedia di media sosial yang bisa anda pelajari mengenai pola dan kondisi pasar. Tidak ada kata terlambat untuk memulai trading saham.

Saham merupakan jenis investasi yang bersifat high risk, high profit. Untuk mendapatkan profit yang lebih besar maka harus siap untuk menanam modal yang lebih banyak.

Lalu, apakah yang perlu anda siapkan sebelum memulai melakukan trading saham? Yuk, simak informasi di bawah ini agar supaya anda tidak salah langkah ketika memulainya.

Langkah-Langkah Yang Harus Di Siapkan Untuk Memulai Trading Saham

1. Pilih Sekuritas Yang Sesuai

Mengingat saat anda beli saham, sudah bukan asing lagi kalau pakai perantara perusahaan sekuritas atau broker saham yang pasti di kenai biaya untuk setiap kali transaksi.

Sehingga sangat penting pilih broker saham yang mengusulkan persentase tarif lebih rendah. Misalnya 0,20% dari jumlah saham yang anda beli.

Hal ini di lakukan agar supaya keuntungan yang anda dapat lebih optimal dan untuk meyakinkan bahwa cara trading saham anda lebih efektif.

2. Merencanakan Periode Trading Saham

Ada dua cara trading saham berdasarkan periode yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Pada jangka pendek, ada peluang profit yang di dapatkan menjadi lebih cepat namun risiko kerugian yang di tanggung lebih besar.

Sedangkan trading saham jangka panjang, peluang profit yang di dapatkan lebih besar. Apabila saham mempunyai reputasi dan fundamental serta cara kerja yang baik.

3. Menentukan Indeks Saham Yang Tepat

Ada kurang lebih sekitar 22 jenis indeks saham yang tertulis di Bursa Efek Indonesia (BEI). Di sini anda perlu mengetahui dan mengenali jenis-jenis yang umum di gunakan oleh pemain saham.

Sebagai contohnya pilih LQ45 maupun IDX30, bahkan bisa keduanya sebab punya efektif tinggi serta telah di dukung oleh perusahaan terpercaya.

Sebagai catatan tambahan bahwa LQ45 satu di antara indeks pasar saham terdapat di Bursa Efek Indonesia yang terbagi sekitar 45 perusahaan.  Sedangkan untuk IDX30 merupakan 30 saham dengan likuiditas paling tinggi.

4. Lakukan Dengan Penuh Kesabaran

Segala cara yang di lakukan untuk trading saham tidak akan efektif apabila tidak disertai dengan kesabaran. Sebagai pemula, lebih baik anda menggunakan modal yang kecil.

Seiring dengan berjalannya waktu apabila pemahaman anda sudah meningkat modal tersebut bisa di tambah sedikit demi sedikit.

Ketika menghadapi kerugian, hadapilah dengan tenang dan pikiran yang jernih. Sehingga perlu melakukan average down ketika beli saham yang nilainya sedang menurun. Hal ini memungkinkan anda akan mengalami keuntungan apabila kondisi pasar sudah kembali stabil.

5. Pilih Saham Dengan Tingkat Risiko Rendah

Dalam memilih saham, penting untuk mengetahui seberapa sehat perusahaan tersebut. Karena perusahaan yang sehat, mempunyai tingkat risiko yang lebih rendah.

Sebagai pemula di dalam dunia saham, sangat di anjurkan masuk daftar Bluechip (perusahaan besar yang mempunyai pendapatan stabil dan liabilitas yang relatif kecil).

6Pelajari Pergerakan Saham

Ketika anda ingin memulai melakukan trading, pelajari terlebih dahulu pergerakan saham dengan analisis teknikal. Setelah mempelajari teknik tersebut, anda akan bisa mengambil kesimpulan ke mana harga saham akan bergerak selanjutnya.

7. Amati Situasi Ekonomi Dan Politik

Investasi saham paling baik pada saat ekonomi sedang stabil atau mengalami peningkatan. Ini merupakan tolak ukur saat anda mulai membaca berita. Tujuan utama tak lain untuk mengetahui sentimen yang sangat besa mempengaruhi IHSG.

Itulah beberapa cara belajar trading saham untuk pemula yang bisa anda coba praktikkan. Yuk mulai berinvestasi sekarang supaya tujuan investasi anda di masa depan segera terwujud. Semoga bermanfaat.